MotoGP Spanyol 2021 - Juara Dunia Dibikin Pusing Tujuh Keliling Gegara Motornya Sendiri

Si juara dunia, Joan Mir dibikin pusing tujuh keliling soal masalah elektronik motor Suzuki GSX-RR di MotoGP Spanyol 2021.

Sang juara dunia, Joan Mir tengah pusing tujuh keliling menjelang MotoGP Spanyol 2021.

Joan Mir menemukan masalah besar pada motor Suzuki GSX-RR miliknya

Sebelumnya, pembalap Suzuki Ecstar ini sempat mengalami masalah grip ban belakang pada MotoGP Qatar 2021.

Mir juga sempat berganti tangki motornya yang dinilai membuatnya tidak nyaman saat balapan sebelum MotoGP Portugal 2021.

Kini pembalap Spanyol itu kembali frustrasi setelah mendapatkan masalah ban serta elektronik pada motor pabrikan Jepang itu.

Alhasil, sang juara dunia MotoGP 2020 ini harus merana dalam sesi FP (latihan bebas) di Sirkuit Jerez.

Joan Mir hanya berada di posisi ke-13, berselisih lima peringkat dari rekan setimnya Alex Rins yang juga mengalami masalah yang sama.
“Saya memiliki masalah dengan elektronik dan ban juga tidak menciptakan atmosfer terbaik.”

“Kesulitan dengan elektronik dapat terjadi, saya belum terlalu memikirkannya.”

“Lebih membuat frustrasi bahwa pembalap lain dapat meningkatkan hingga 1,5 detik dengan ban yang lembut dan segar dan saya hanya setengah detik lebih cepat.

“Ini bukan pertama kalinya berhasil seperti ini,”

Lebih lanjut, Mir ternyata masih memiliki masalah lain yang membuatnya tambah puyeng.

Si juara dunia memiliki masalah ketidakseimbangan di sisi kanan motor Suzuki miliknya.

“Kami memiliki lebih sedikit masalah dan lebih kuat. Saya juga berpikir kecepatan kami cukup bagus, tetapi Anda harus berhati-hati dengan perbandingan. "

“Kami harus meningkatkan di bagian ini. Saya tidak memiliki perasaan yang baik di sisi kanan dan itu terlihat di bagian rute ini."

Di sisi lain, Manajer Teknis Suzuki yakni Ken Kawauchi angkat bicara soal masalah yang membuat Mir pusing tujuh keliling itu.

Ken mengaku akan memperbaiki tunggangan sang juara dunia sebelum balapan MotoGP Spanyol 2021 dimulai.

“Hari pertama di Jerez tidak berjalan dengan baik bagi kami karena beberapa masalah di FP1. Pekerjaan pada pengaturan itu sangat tertunda,” ujar Ken Kawauchi.
BERIKAN KOMENTAR ()
 
wisata tradisi game kuliner